RPP Tembakau, Produsen Dilarang Pakai Kata Promotif!

, Jakarta: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyosialisasikan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) untuk produk tembakau. Dalam RPP itu, Kemenkes melarang produsen rokok untuk mencantumkan kata-kata yang mengindikasikan kualitas suatu produk rokok atau kata-kata dengan arti yang sama dalam produknya

Demikian yang disampaikan Kemenkes dalam Pasal 23 ayat 1 dan 2 RPP tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan di Gedung Kemenkes, Jakarta, Selasa (10/5).

Pada Pasal 23 ayat (1) berbunyi “Setiap produsen dilarang untuk mencantum keterangan atau tanda apapun yang menyesatkan atau kata-kata yang bersifat promotif”. Ayat (2) Selain larangan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), setiap produsen dilarang mencantumkan kata ‘Light’, ‘Ultra Light’, Mild’, ‘Extra Mild’, ‘Low Tar’, ‘Slim’, ‘Special’, ‘Full Flavour’, dan ‘Premium’ atau kata lain yang mengindikasikan kualitas, superioritas, rasa aman, pencitraan, kepribadian, ataupun kata-kata dengan arti yang sama”.

Penyampaian larang tersebut, disampaikan Staf khusus Menteri bidang Politik Kebijakan Kesehatan, Bambang Sulistomo, dalam forum ‘Sosialisasi RPP Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau Bagi Kesehatan’ di kantor Kemenkes, Jakarta, Selasa (10/5). Dalam sosialisasi ini juga dihadiri beberapa produsen rokok, LSM, dan perwakilan petani tembakau.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s