Warga AS Lebih Menyukai Android Dibandingkan BlackBerry

 Jakarta:  Warga Amerika kini sangat menyukai ponsel pintar  Android dan iPhones. Penjualan posel tersebut kini menggeser BlackBerry buatan Research in Motion yang turun ke tempat ketiga dalam daftar ponsel terlaris di pasar Amerika Serikat. iPhone Apple sendiri naik ke posisi kedua di belakang ponsel Android Google, menurut laporan terbaru ComScore.

Menurut perusahaan riset ComScore, ponsel BlackBerry telah menjadi platform smartphone paling populer kedua di AS sejak Januari. Sebelumnya, RIM berada di posisi teratas sebelum platform Google Android mengambil alih. Selama tiga bulan terakhir atau akhir April Android memiliki pangsa pasar sebesar 36,4 persen, iPhone sebesar 26 persen dan RIM turun ke peringkat ketiga dengan 25,7 persen. Sebelumnya, dalam tiga bulan yang berakhir 31 Januari, pangsa pasar RIM masih 30,4 persen, demikian survei yang dikeluarkan oleh ComScore.

ComScore mengatakan pengguna ponsel pintar di AS sekitar 74,6 juta orang pada periode tiga bulan yang berakhir April, naik 13 persen dari periode tiga bulan sebelumnya. Di belakang Google, Apple, dan RIM, terdapat Microsoft Windows Phone dengan pangsa pasar 6,7 persen dalam periode yang sama, turun 8 persen dari periode sebelumnya. Nasib sama dialami HP Palm yang hanya memiliki pangsa pasar 2,6 persen dari periode sebelumnya yang 3,2 persen.

Laporan ComScore senada dengan pembagian pangsa pasar yang diterbitkan perusahaan riset Nielsen, yang juga melaporkan bahwa Android, iPhone, dan BlackBerry sebagai jawara pasar smartphone di AS minggu ini, demikian dikutip dari Los Angeles Time. (

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s