Nur Bidayati Terancam Hukuman Mati

Wonosobo: Nur Bidayati, warga Desa Ngaglik Pancungwengi, Wonosobo, Jawa Timur, tengah menanti eksekusi mati di Guangzho, Cina. Ibu dua anak ini telah divonis mati Pengadilan Tinggi Kota Guangzhou karena membawa heroin pada Desember 2008 silam.

Surat pemberitahuan vonis mati diterima keluarga pada Maret silam. Keluarga terus berusaha membebaskan Nur dengan mendatangi Kementerian Luar Negeri serta Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Keluarga yakin Nur hanyak korban jebakan dari warga Afrika yang menitipkan tasnya berisi Heroin. “Bebas, bisa pulang, setidak-tidaknya jangan sampai dihukum berat,” kata Masruri, orangtua Nur di Wonosobo, Ahad (3/7).

Nasib sedih lainnya dialami Siti Ratih Purnama Sari. Tenaga kerja Indonesia asal Banyuwangi, Jatim, ini yang kerap mendapat siksaan dan diancam diperkosa minta segera dipulangkan. Menurut orangtuanya, Ratih pernah mencoba bunuh diri lantaran tidak tahan dengan siksaan dan ancaman perkosaan.(BOG)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s