Tes Kelamin Bayi Lahirkan Pro-Kontra

 Chicago: Para orang tua biasanya penasaran dengan jenis kelamin calon bayi mereka. Kini dengan hadirnya tes kelamin janin, para orang tua tidak lagi harus menunggu untuk mengetahui jenis kelamin dari janin mereka. Kepraktisannya menimbulkan berbagai respon. Beberapa kelompok beranggapan bahwa kehadiran dari tes kelamin ini akan menimbulkan keresahan masyarakat.

Pasalnya, di berbagai negara marak terjadi kasus aborsi karena sang ibu tidak menginginkan untuk memiliki bayi dengan jenis kelamin tertentu. Di India contohnya, ibu banyak yang memutuskan untuk mengaborsi janin perempuan karena dianggap akan menyusahkan keluarga. Dalam budaya India pihak keluarga perempuanlah yang wajib untuk memberikan mahar atau mas kawin kepada pihak pria yang biasanya berjumlah besar. Untuk itulah pemerintah India melarang keras beredarnya tes kelamin bayi. [baca: Tes Untuk Mengetahui Kelamin Bayi].

Meski mendapatkan banyak respon negatif, Consumer Genetics Inc, perusahaan distribusi di Santa Clara, California, Amerika Serikat, bersikeras untuk tetap menjual tes yang lebih dikenal dengan sebutan Pink or Blue Test ini. Juru Bicara Consumer Genetics, Terry Carmichael mengungkapkan lebih dari 1.000 paket terjual online setiap tahunnya.

“Tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Kami menjualnya dengan sangat hati-hati. Pasangan yang ingin membelinya diwajibkan untuk mengisi surat perjanjian yang berisi pernyataan mereka akan tetap mempertahankan janin walau hasil tes tidak sesuai dengan harapan,” kata Carmichael. (AP/Vin)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s