Drama Penalti Loloskan Spanyol

Donestk: Melalui pertarungan yang melelahkan dan mendebarkan, juara bertahan Spanyol akhirnya lolos ke babak pamungkas Euro 2012. Di partai semifinal yang berlangsung di Donbass Arena, Donetsk, Rabu (27/6) malam waktu setempat atau Kamis (28/6) dinihari WIB, La Furia Roja mengalahkan Portugal 4-2 lewat adu penalti setelah bermain imbang tanpa gol alias 0-0 dalam waktu 120 menit. Dengan demikian, Spanyol untuk ketiga kalinya secara beruntun melaju ke final turnamen mayor. Dua kali sebelumnya terjadi di Euro 2008 dan Piala Dunia 2010.

Sejatinya, dalam waktu normal 90 menit, skuad asuhan Vicente del Bosque gagal menampilkan permainan terbaiknya. Setelah ditekan Cristiano Ronaldo dkk di lima menit pertama, Spanyol sempat mengkreasi dua peluang yang didapat Alvaro Arbeloa dan Andres Iniesta. Namun, meski mendominasi penguasaan bola, tiki-taka yang diusung Spanyol mampu diredam Portugal yang memeragakan pressure ketat dan tampil penuh disiplin di semua lini.

Di babak kedua, Del Bosque mengubah strategi dengan kembali menurunkan Cesc Fabregs menggantikan Alvaro Negredo yang tampil buruk. Spanyol terus berupaya mendikte jalannya irama pertandingan seiring dengan masuknya winger Jesus Navas yang mengisi posisi David Silva. Di menit ke-67, Xavi mencoba melepaskan tendangan keras yang masih pas mendarat dalam pelukan kiper Rui Patricio.

Dalam 20 menit terakhir, giliran Ronaldo dkk yang bermain lebih agresif. Portugal nyaris mencetak gol kemenangan ketika laga memasuki menit ke-90. Berawal dari counter-attack yang sangat cepat, bola jatuh di kaki Raul Meireles yang kemudian melakukan akselerasi ke jantung pertahanan Spanyol serta memberikan umpan datar kepada Ronaldo.

Sayang, meskipun berada dalam posisi yang cukup menguntungkan, sepakan Ronaldo jauh melambung di atas mistar. Skor 0-0 bertahan sampai peluit akhir babak kedua dibunyikan. Walhasil, partai dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu.

Melorotnya stamina para pemain Portugal membuat Spanyol mutlak mendominasi jalannya pertandingan di extra-time. Tigabelas menit berlalu, Spanyol mendapat peluang emas ketika meneruskan umpan silang dari Jordi Alba, sepakan Iniesta dengan gemilang masih dapat ditepis kiper Rui Patricio. Gemilangnya penampilan kiper Rui dan bek Fabio Coentrao yang menggagalkan upaya Pedro Rodriguez membuat skor tetap bertahan 0-0 sampai 120 menit berakhir.

Drama adu penalti pun digelar. Uniknya, algojo pertama bagi masing-masing tim, yaitu Xabi Alonso dan Joao Moutinho, sama-sama gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna. Bola sepakan Alonso ditip kiper Rui Patricio, sementara bola tembakan Moutinho dapat dibaca kiper Casillas. Dalam dua kesempatan berikutnya, para algojo kedua tim—Iniesta dan Gerard Pique plus Pepe dan Nani sukses menunaikan tugasnya. Skor 2-2.

Di kesempatan keempat, Spanyol menunjuk Sergio Ramos. Eksekusi penalti yang dilakukan bek andalan Real Madrid itu persis seperti yang diperagkan Andrea Pirlo saat Italia mengalahkan Inggris, yaitu dengan menggunakan gaya Panenka. Skor 3-2 untuk Spanyol. Apes bagi Portugal, tendangan dari algojo keempat, Bruno Alves, hanya membentur mistar.

Fabregas yang sadar betul dengan beban yang berada di pundaknya nyaris gagal menunaikan tugasnya dengan sempurna. Bola hasil tendangan Fabregas membentur tiang kanan gawang kiper Rui sebelum bergulir ke dalam gawang. Spanyol unggul 4-2. Ronaldo pun tak dapat menjadi eksekutor kelima.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s